- Berikut adalah daftar harga bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pertamina seluruh Indonesia pada hari Sabtu (27/6/2026).
Harga minyak global mulai menurun seiring tercapainya kesepakatan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS).
Apa kabar harga bahan bakar minyak di Indonesia?
Sebelumnya, penerapan penyesuaian harga pada 10 Juni 2026, harga Pertamax mengalami kenaikan yang cukup besar.
Pada hari Jumat (26/6/2026), beberapa SPBU besar di Kota Medan mengalami kehabisan stok Bio Solar.
Seperti yang terlihat di tiga pom bensin di Jalan Ringroad, kemudian beberapa pom bensin sepanjang Jalan Jamin Ginting tampak manajemen memasang papan bertuliskan Bio Solar dalam pengiriman.
Informasi yang diperoleh dari salah satu petugas pengisian bahan bakar minyak di SPBU 14.201.138 yang terletak di persimpangan Jalan Ringroad dan Jalan Sunggal, bahan bakar jenis Bio Solar di SPBU tersebut telah habis sejak malam Kamis.
Ya, bensin sudah habis pak, kalau dexlite masih ada. Sudah habis sejak tadi malam," kata petugas perempuan ini.
Ditanya kapan pasokan bahan bakar minyak subsidi untuk kendaraan diesel ini akan kembali masuk, ia mengaku hingga saat ini belum mengetahui hal tersebut.
Dikatakan bahwa mengenai alur pemasukan bahan bakar minyak di pom bensin termasuk dalam wilayah manajemen.
"Belum tahu (kapan masuk)," katanya.
Meskipun, jika Bio Solar tersedia di SPBU ini, antrian kendaraan diesel biasanya selalu memadati SPBU untuk mengisi bahan bakar.
Karena, diketahui bahwa sekitar SPBU ini merupakan tempat parkir bus yang memang membutuhkan pasokan bahan bakar minyak yang cukup besar untuk keperluan perjalanan jauh.
Tidak hanya di SPBU ini, dua SPBU lainnya yang berada di sepanjang Jalan Ringroad juga terlihat mengalami keadaan yang sama.
Seperti yang terlihat di SPBU 14.201.1129 dan SPBU 14.201.1121, tidak ada antrian kendala bahan bakar diesel untuk mengisi BBM.
Meskipun terlihat beberapa unit kendaraan, antrian tetap tergolong lancar.
Pompa bensin di Jalan Setia Budi Simpang Pemda pernah mengalami kekosongan persediaan Solar dan Pertalite.
Pemkot Siantar Mengajukan Penambahan Persediaan Bahan Bakar Solar dan Pertalite
Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah terus bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga mengenai ketersediaan BBM subsidi berupa Solar dan Pertalite.
Ini dilakukan karena kemungkinan masyarakat beralih mengonsumsi bahan bakar minyak yang lebih murah.
Seperti yang diketahui, Pertamina telah menaikkan harga BBM Pertamax 92 dari Rp 12.300 per liter menjadi Rp 16.650 per liter pada hari Rabu (10/6/2026).
Sementara harga Pertamax Green kini mencapai Rp17.000 per liter, naik sebesar Rp5.000 dari sebelumnya yang berada di Rp12.900 per liter.
Peningkatan sebelumnya juga telah dilakukan terhadap Pertamax Turbo dari harga Rp 13.350/liter ke Rp 19.850/liter; Dexlite dari Rp 14.500/liter menjadi Rp 24.150; dan Pertamina Dex dari Rp 14.800 menjadi Rp 24.450,- pada bulan April 2026 lalu.
Daftar Harga Bahan Bakar Minyak di SPBU Pertamina Seluruh Indonesia Terkini:
Aceh
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Zona Perdagangan Bebas (ZPB) Sabang
Pertamax: Rp 15.250
Dexlite: Rp 21.550
Sumatera Utara
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sumatera Barat
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900
Riau
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900
Kepulauan Riau
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900
Zona Perdagangan Bebas (ZPB) Batam
Pertamax: Rp 15.500
Pertamax Turbo: Rp 19.700
Dexlite: Rp 21.850
Pertamina Dex: Rp 23.550
Jambi
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Bengkulu
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sumatera Selatan
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Bangka-Belitung
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Lampung
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
DKI Jakarta
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Banten
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Jawa Barat
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Jawa Tengah
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
DI Yogyakarta
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Jawa Timur
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Green: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Bali
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Nusa Tenggara Barat
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Nusa Tenggara Timur
Pertamax: Rp 16.250
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 23.000
Pertamina Dex: Rp 24.800
Kalimantan Barat
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Kalimantan Tengah
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Kalimantan Selatan
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900
Kalimantan Timur
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Kalimantan Utara
Pertamax: Rp 17.000
Pertamax Turbo: Rp 21.650
Dexlite: Rp 24.000
Pertamina Dex: Rp 25.900
Sulawesi Utara
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Gorontalo
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sulawesi Tengah
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sulawesi Tenggara
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sulawesi Selatan
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Sulawesi Barat
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Maluku
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Maluku Utara
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Papua
Pertamax: Rp 16.650
Pertamax Turbo: Rp 21.200
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Papua Barat
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Dex: Rp 25.350
Papua Selatan
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Papua Pegunungan
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Papua Tengah
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Papua Barat Daya
Pertamax: Rp 16.650
Dexlite: Rp 23.500
Pertamina Akan Mengumumkan Harga Baru Bahan Bakar Minyak
Kepala Pelaksana Tugas (Pjs) Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Romi Bahtiar, menyampaikan bahwa kenaikan harga Pertamax sebelumnya disebabkan oleh beberapa faktor, terutama kenaikan harga minyak global serta fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.
"Harga tersebut merupakan kesepakatan pemerintah dan Pertamina. Kenaikan ini terjadi akibat beberapa hal, seperti kenaikan harga minyak global dan juga fluktuasi nilai tukar rupiah," kata Romi, Kamis (18/6/2026).
Namun, Romi menegaskan bahwa Pertamina tetap berkomitmen dalam memastikan ketersediaan bahan bakar minyak untuk masyarakat, baik bahan bakar minyak subsidi maupun non-subsidi.
"Pertamina Patra Niaga tetap berkomitmen memastikan kelancaran pasokan bahan bakar minyak, baik yang subsidi maupun non-subsidi, guna memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia," ujarnya.
Merespons pertanyaan tentang kemungkinan penurunan harga Pertamax, Romi menyatakan bahwa kebijakan harga akan ditentukan melalui evaluasi berkala oleh pemerintah pusat.
"Pastinya harga ini akan dievaluasi secara berkala oleh pemerintah pusat. Jadi nanti kami juga akan menyampaikan jika terjadi kenaikan atau penurunan. Karena harga tersebut berdasarkan nilai tukar rupiah serta harga minyak global," katanya.
(mns/cr2/)
Baca berita lain dari TRIBUN MEDAN di Google News
Ikuti pula informasi lainnya melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan Channel WA
Berita populer lainnya di Tribun Medan
.gif)