:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Purwanto-saat-berada-di-pusara-makam-sang-putri-AO-6-2.jpg)
Ringkasan Berita:
- Uang senilai Rp850 juta yang dimiliki oleh agen BRILink hilang di Desa Guwa Kidul, Cirebon.
- Seseorang yang menjadi saksi melihat dua orang pria mencurigakan sedang mengendarai sepeda motor di tempat kejadian.
- Pelaku diduga pernah membuang uang di jalan saat diburu oleh warga.
- Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam mengenai kasus tersebut.
Liputan Jurnalis Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
, CIREBON- Rahasia menghilangnya uang sebesar Rp 850 juta milik seorang agen BRILink di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon mulai terungkap berdasarkan keterangan warga yang tinggal tidak jauh dari tempat kejadian.
Uun (45), warga yang rumahnya berdekatan dengan toko tempat korban berhenti membeli air mineral, mengakui pernah melihat sepeda motor yang diduga terkait kejadian tersebut berhenti di sekitar lokasi sebelum uang ratusan juta rupiah dilaporkan hilang.
Menurut Uun, pada saat itu ia sedang bersama beberapa ibu-ibu dan anak-anak melakukan kegiatan di sekitar rumahnya sekitar pukul 10.00 WIB.
Ia melihat mobil korban melewati dan berhenti di sebuah warung untuk membeli galon air minum.
Tidak lama setelahnya, sepeda motor yang berada di belakang mobil itu juga berhenti dekat tiang listrik yang lokasinya tidak terlalu jauh dari warung.
"Di belakangnya terdapat sepeda motor. Mobil tersebut berhenti di warung untuk membeli galon. Sepeda motor itu juga berhenti di sini, di sudut dekat tiang listrik," kata Uun saat diwawancarai di lokasi, Kamis (18/6/2026).
Uun menyebutkan, seseorang yang dinaikkan sepeda motor sempat turun dan memperhatikan kondisi sekitar.
Bahkan, pria itu dikatakan sempat memandang ke arah lokasi sebelum kembali naik motor dan pergi.
"Tidak ada yang ditanyakan. Langsung berhenti, yang di belakang turun, langsung melihat, lalu langsung menginjak gas lagi," katanya.
Meski melihat gerak-geriknya, Uun mengatakan tidak mencurigai karena penampilan kedua pria itu terlihat seperti karyawan biasa.
"Tidak curiga. Penampilannya juga biasa, seperti orang kerja. Berkendara motornya juga pelan," jelasnya.
Namun, beberapa saat kemudian suasana tiba-tiba berubah ketika terdengar teriakan korban yang menyadari uangnya telah hilang.
Uun mengakui sempat kaget karena sebelumnya melihat kendaraan bermotor itu berhenti cukup lama di sekitar tempat kejadian.
"Mereka kaget, sehingga terkejut dan menatap yang tiga orang itu. Bahkan sampai pergi ke jalan untuk melihat apa yang terjadi. Ternyata ramai, katanya uangnya sudah diambil," katanya.
Menurut Uun, korban sempat berlari sambil menjerit meminta bantuan dari warga.
"Pemilik uangnya berlari sambil berteriak, 'Pencuri... pencuri...' demikian," katanya.
Ia juga mendengar kabar bahwa beberapa warga pernah melakukan pengejaran terhadap tersangka.
Bahkan, beredar informasi bahwa uang hasil kejahatan tersebut pernah dibuang di jalan wilayah Jengkok, Kabupaten Indramayu, saat tersangka mencoba melarikan diri.
"Mendengar kabarnya uang dibuang di jalan, di persimpangan dekat rel kereta api Jungklang (dan di Jengkok Indramayu)," kata Uun.
Sementara itu, pengawasan di lokasi kejadian pada Kamis (18/6/2026) menunjukkan kondisi di Blok Karang Gaga, Desa Guwa Kidul, sudah kembali stabil.
Kegiatan masyarakat berjalan normal meskipun kasus hilangnya uang sebesar Rp 850 juta masih menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan warga setempat.
Beberapa penduduk terlihat berkumpul di warung di tepi jalan yang berada tidak jauh dari tempat kejadian.
Beberapa dari mereka masih menunjuk ke arah titik yang diduga merupakan tempat hilangnya uang dari dalam mobil korban.
Tidak jauh dari tempat kejadian, terlihat sebuah mobil berwarna putih yang diduga terkait dengan kejadian tersebut sedang diparkir di rumah korban.
Perkara hilangnya dana sebesar Rp 850 juta saat ini masih dalam proses penanganan oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon.
Sebelumnya, foto dua pria yang sedang naik sepeda motor tiba-tiba menjadi viral di media sosial setelah dikaitkan dengan kasus hilangnya uang senilai Rp 850 juta milik seorang agen BRILink di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon.
Postingan yang beredar melalui akun Facebook @Gugum Grosir Topi menunjukkan dua pria mengenakan pakaian santai dan masker wajah saat berkendara menggunakan sepeda motor berwarna hitam.
Dalam cerita unggahan tersebut dijelaskan bahwa keduanya adalah pelaku pencurian yang menyebabkan kerugian bagi korban mencapai Rp 850 juta.
Namun demikian, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Cirebon, Kompol I Putu Ika Prabawa, mengimbau masyarakat agar tidak tergesa-gesa membuat kesimpulan.
"Masih dalam proses penyelidikan," ujar I Putu Ika Prabawa saat dimintai konfirmasi, Rabu (17/6/2026) malam.
Diketahui, uang sebesar Rp 850 juta dilaporkan hilang dari dalam mobil korban ketika korban berhenti membeli air mineral di sebuah toko yang terletak di Blok Karang Gaga, Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, sekitar pukul 11.00 WIB.
Polisi mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan data yang belum dikonfirmasi dan menyerahkan penyelesaian kasus kepada pihak berwenang.