PEREKAT INFORMASI

Edward Akbar Bantah Tuduhan Kimberly Ryder, Nggak Ada Penyekapan

Ringkasan Berita:
  • Kimberly Ryder menuduh mantan suaminya, Edward Akbar telah memalsukan informasi mengenai dugaan pemaksaan.
  • Edward menekankan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya terjadi.
  • Menurutnya, saat kejadian tersebut terjadi, rumah tidak hanya ditempati oleh dirinya dan Kimberly, tetapi juga ada beberapa orang lain yang bisa menjadi saksi.

Persaingan antara Edward Akbar dan Kimberly Ryder kembali menjadi perhatian setelah keduanya saling mengeluarkan pernyataan terkait dugaan kejadian pemaksaan.

Perselisihan yang dimulai dari proses perceraian kini berkembang menjadi saling menyalahkan mengenai urutan kejadian yang disebut pernah terjadi di dalam rumah mereka.

Sebelumnya, Kimberly Ryder menuduh mantan suaminya telah menyebarkan informasi yang tidak benar mengenai dugaan penyekapan tersebut.

Tuduhan tersebut langsung memicu respons dari Edward Akbar yang memutuskan memberikan penjelasan kepada masyarakat.

Ditemani kuasa hukumnya, Justiartha Hadiwinata, Edward hadir dalam sebuah acara televisi untuk menyampaikan versinya mengenai kejadian tersebut.

Edward menekankan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak mencerminkan keadaan yang sebenarnya terjadi.

Menurutnya, saat kejadian tersebut terjadi, rumah tidak hanya ditempati oleh dirinya dan Kimberly, tetapi juga ada beberapa orang lain yang bisa menjadi saksi.

"Ada orang lain juga, ada pembantu Bibi Surati, dan inisial NL juga tercantum di sana," kata Edward Akbar, dilaporkan dari YouTube TransTV Official, Jumat (1/11/2024).

Ia menganggap kehadiran sejumlah orang tersebut menyangkal keyakinan bahwa telah terjadi tindakan pembatasan kebebasan di dalam rumah.

Edward juga menyampaikan bahwa keadaan pada saat itu melibatkan anak-anak yang berada di lokasi, sehingga menurutnya semua peristiwa bisa diketahui oleh orang-orang yang berada di rumah.

Dengan kesempatan itu, mantan suami Kimberly Ryder kembali menolak keras semua tuduhan yang ditujukan kepadanya.

"Dengan menyebut nama Allah, Salam sejahtera, rahmat Allah, dan berkah-Nya bagi semua yang menonton acara ini. Saya ingin menegaskan di sini, bahwa tidak ada pembatasan sama sekali," tegas Edward Akbar.

Sampai saat ini, perbedaan pernyataan antara Edward Akbar dan Kimberly Ryder masih menjadi sorotan masyarakat, sementara masing-masing pihak tetap mempertahankan pendiriannya mengenai kejadian yang sedang diperdebatkan tersebut.

Kantongi Bukti CCTV

Tidak tanpa alasan, karena ia mengakui telah memiliki bukti dari kamera pengawas yang tersedia.

"Mengapa saya berani dan mampu berkata demikian, karena semuanya dapat dibuktikan, baik melalui kamera pengawas yang tersedia," tambahnya.

Aktor tersebut mengakui bahwa kedatangan pihak berwenang ke rumahnya bertujuan untuk melindunginya dari pengaruh ayah Kimberly Ryder.

"Baik dari kondisi yang ada dan juga pihak berwenang yang membuat pernyataan bahwa saya diselamatkan. Karena dipegang lehernya oleh ayahnya Kim Kimberly oke," kata Edward.

Selanjutnya, pria berusia 39 tahun tersebut juga menyatakan bahwa ia tidak melarang Kimberly pergi dari rumahnya.

"Saya pernah menyampaikannya secara lisan. Jika ingin pergi, beri tahu saya, saya akan mengantarkan. Karena saya sudah melihat adanya campur tangan dari ayahnya itu sudah sejak lama," jelas Edward.

Menurutnya, meskipun ada campur tangan dari ibu mertuanya dalam rumah tangganya, ia tetap menghargai kehadirannya.

Saya tadi ingin masuk ke dalam ajaran Islam, namanya intervensi yang terlalu besar itu sebenarnya tidak memberikan dampak yang baik. Tapi saya juga menghargai bagaimana orang tua tersebut.

"Memang menikahkan dia seperti yang saya ceritakan di episode sebelumnya," kata Edward.

Selain itu, Edward Akbar juga menegaskan bahwa apa yang disampaikan melalui media sosialnya bisa dibuktikan secara hukum.

"Sebenarnya apa yang saya tulis, apa yang saya unggah di media sosial, semuanya membawa berbagai hal tersebut, semua dapat dibuktikan dengan fakta hukum dan bukti," tutupnya.

(/ Tribunnews.com/ M Alvian F)

Lebih baru Lebih lama
PEREKAT INFORMASI

نموذج الاتصال