PEREKAT INFORMASI

Pria Berkacamata di Kasus Kematian Ruly Yunis Ternyata Penipu

Ringkasan Berita:
  • Pria berkerudung di balik dugaan kasus pembunuhan Ruly Yunis Setiawati (50), seorang pegawai negeri sipil di Pemkab Bangkalan, Provinsi Jawa Timur secara perlahan mulai terungkap
  • Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Innova berplat merah dengan nomor polisi M-1090-GP miliknya.
  • Laki-laki tersebut dikenal dengan inisial E dan sekarang menjadi sasaran pengejaran Tim Jatanras Polda Jawa Timur.
 

Pria berpakaian kacamata di balik dugaan kasus pembunuhan Ruly Yunis Setiawati (50), seorang pegawai negeri sipil di Pemkab Bangkalan, Provinsi Jawa Timur perlahan terungkap.

Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas PRKP Pemkab Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil Toyota Innova berplat merah dengan nomor polisi M-1090-GP miliknya.

Laki-laki tersebut diketahui memiliki inisial E dan kini menjadi sasaran pengejaran dari Tim Jatanras Polda Jawa Timur.

Lelaki berusia sekitar 40 tahun diduga kuat menjadi kunci utama dari misteri kematian korban yang jenazahnya ditemukan di dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.

Dilaporkan, seorang pria terlihat jelas dalam rekaman kamera loket parkir Terminal 1 Domestik Bandara Internasional Juanda Sidoarjo saat melarikan diri melalui jalur darat setelah meninggalkan kendaraan dinas yang berisi mayat yang sudah membusuk.

Jarak penemuan jasad yang terlalu lama setelah kematian dimanfaatkan oleh pelaku untuk berpindah jauh agar menghindari pengejaran dari pihak kepolisian.

Tokoh Laki-Laki Masih Berada di Pulau Jawa

Polisi yakin bahwa individu E saat ini sedang bersembunyi di lokasi yang masih berada di wilayah Pulau Jawa.

Kepercayaan itu tidak terlepas dari tanda-tanda kecepatannya yang menggunakan jalur darat.

Laki-laki yang menjadi target pengejaran polisi di Jawa Timur juga diketahui meninggalkan korban di Bandara Juanda menggunakan transportasi darat.

Kepala Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur menganggap kuat bahwa pria tersebut masih tersembunyi di Pulau Jawa.

"Tidak naik pesawat, dia melalui darat pada saat itu. Kami masih melakukan pemeriksaan ke rumah-rumah kerabatnya. Benar, masih berada di Pulau Jawa," katanya saat dihubungi SURYA.CO.ID, pada Selasa (7/7/2026).

Catatan Perjalanan Pria dengan Inisial E

Berdasarkan laporan yang diterima, E memiliki catatan yang tidak baik.

Ia diduga merupakan anggota lama dalam kasus penipuan.

Ia sering menggunakan cara dengan berpura-pura membutuhkan pekerjaan, meminta belas kasihan, lalu akhirnya mengambil barang berharga korban.

"Memang ada beberapa orang yang datang kepada kami (sebagai korban). Ada yang mengatakan; ya pak orang itu datang ke tempatku meminta pekerjaan malah membawa lari barang. Seperti itulah," katanya.

Mayoritas menyampaikan bahwa setelah bercerai dari mantan istrinya yang merupakan warga Kota Malang, sifat E berubah secara signifikan menjadi negatif dan sering melakukan tindakan penipuan.

"Setelah bercerai, mulailah dia bersikap aneh-aneh," jelasnya.

Keluarga Mengenal Bentuk Pria Berpakaian Kacamata

Keluarga Ruly Yunis Setiawati (50) telah mengetahui identitas pria berpakaian kacamata yang bersama Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Wilayah Permukiman (PRKP) Pemkab Bangkalan sebelum ditemukan meninggal dunia di dalam mobil dinasnya di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur pada Rabu (24/6/202).

Lelaki berpakaian kacamata diduga hadir bersama Ruly beberapa hari sebelum pejabat Pemkab Bangkalan tersebut meninggal dunia.

Hal ini terlihat dari video yang menyebar secara viral di beberapa grup WhatsApp.

Video yang berlangsung selama 33 detik menampilkan kumpulan foto dan rekaman video tentang kebersamaan Ruly dengan pria berpakaian kacamata ini.

Selain memakai kacamata minus, penampilan pria dalam video tersebut menggunakan kaus berwarna biru dengan garis tipis yang mencolok berwarna merah dan putih melintang di bagian dada.

Tokoh ini sama dengan pria berpakaian masker yang terekam kamera CCTV sedang memasuki area loket parkir Bandara Juanda pada hari Sabtu (20/6/2026).

Laporan dari kamera CCTV menunjukkan bahwa kendaraan dinas tempat Ruly ditemukan tewas memasuki area bandara.

Terlihat seorang pria memakai masker wajah di kursi pengemudi, sedangkan jok depan sebelah kiri dalam keadaan terbuka.

Di sana kursi jenazah Ruly berada dalam posisi kaki yang melipat.

Kesesuaian antara sosok di Alun-alun Kota Batu dan pengemudi mobil dinas Ruly dikonfirmasi oleh kuasa hukum keluarga, Risang Bima Wijaya.

"Dari sudut pandang saya, saya cocok. Ada kesesuaian pada rambut, kacamata, lebar dahi, dan kaos. Yang paling mencolok adalah ada tanda kuning pada gagang kacamata, terlebih kaos yang paling sesuai," ujar Risang kepada sejumlah wartawan pada Minggu (28/6/2026).

Berawal Kenalan Online

Petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan mengenai hubungan intim antara korban dan tersangka, yang diduga kuat bermula dari aplikasi jejaring sosial online.

"Itu masih kita pelajari sekarang, banyak model seperti itu dalam hubungan online. Menarik perhatian, lalu membuat janji," jelasnya.

Polisi menyatakan bahwa belum ada barang pribadi korban yang hilang di tempat kejadian, sehingga penyelidikan mendalam tetap menjadi fokus utama.

"Masih belum ada barang pribadi korban yang hilang," katanya.

Kendala Durasi Waktu

Personel kepolisian juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai proses pengungkapan kasus pembunuhan yang sangat dipengaruhi oleh durasi waktu penemuan jenazah di lokasi kejadian.

Bukti rekaman kamera pengawas menjadi bahan utama yang digunakan petugas lapangan dalam terus memantau pergerakan dinamis tersangka pelaku yang telah kabur sejak awal.

"Ya, kita juga bisa mendapatkan itu CCTV yang diduga pelaku saat ini karena dia sudah jauh (lokasinya) lebih dari satu hari," tutupnya.

(Surya.co.id/Luhur Pambudi/Ahmad Faisol) (Tribunnews.com/Bangkapos.com/)

Lebih baru Lebih lama
PEREKAT INFORMASI

نموذج الاتصال