
PEKANBARU (CO) — Pertemuan dua teman lama yang sama-sama menyukai dunia otomotif menghasilkan komitmen untuk mendukung pembangunan Kota Pekanbaru. Pembalap nasional Rifat Sungkar menyatakan siap membantu Pemerintah Kota Pekanbaru mewujudkan berbagai program pengembangan kota, termasuk rencana pembangunan sirkuit otomotif yang sedang diusulkan oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.
Komitmen tersebut diungkapkan Rifat saat berkunjung ke Rumah Dinas Wali Kota Pekanbaru di Jalan Ahmad Yani, Sabtu (4/7/2026). Suasana pertemuan berjalan hangat dan penuh keakraban. Saat itu, Rifat juga didampingi Pemimpin Redaksi Riau Pos Firman Agus dalam obrolan santai bersama Agung Nugroho di teras bagian dalam rumah dinas.
Pertemuan ini bukan hanya kunjungan biasa. Persahabatan Rifat dan Agung sudah terbentuk sejak lama, jauh sebelum Agung ditunjuk menjadi pemimpin Kota Pekanbaru. Keduanya dianggap memiliki hubungan dekat karena sama-sama aktif dalam dunia otomotif.
Kedekatan semakin terlihat ketika Rifat dan Agung berdiri di depan foto resmi Wali Kota Pekanbaru. Dengan gaya khasnya, Rifat mengeluarkan lelucon yang langsung membuat tamu-tamu yang hadir tertawa.
"Ini adalah filsafat hidup yang sebenarnya. Jika teman sejati, maka tidak perlu tahu siapa kita, karena kita semua manusia. Saya sering melihatnya memakai pakaian balap, tapi saya tidak tahu bahwa dengan pakaian seperti ini dia terlihat tampan. Hari ini saya baru mengetahui bahwa teman saya adalah Wali Kota. Jadi alhamdulillah sangat positif, dampaknya terhadap Kota Pekanbaru ini. Semoga segala sesuatu yang dijalankan," kata Rifat.
Perkataan itu dijawab singkat oleh Agung. "Amin," katanya.
Rifat kemudian melanjutkan menyampaikan pesannya kepada teman dekatnya.
“…Om Agung…”
“Siap,” sahut Agung.
"Positif, karena ini semua bermanfaat bagi kemanusiaan. Jadi, terima kasih teman sejati saya," ujar Rifat.
"Terima kasih, bro," jawab Agung.
Rifat kembali menyampaikan rasa bangganya terhadap Agung. "Terima kasih. Saya sangat bangga pada Anda, saya benar-benar bangga," katanya.
Mendengar perkataan tersebut, Agung segera memperkenalkan Rifat kepada tamu-tamu yang hadir.
"Ini tokoh otomotif nasional, Masya Allah. Rifat Sungkar," kata Agung.
"Benar, terima kasih lagi," jawab Rifat.
Selain menghadirkan rasa nostalgia, pertemuan tersebut juga dilengkapi dengan diskusi mengenai berbagai program pembangunan di Kota Pekanbaru. Salah satu yang disampaikan oleh Agung adalah penataan wilayah Jembatan Siak IV dengan pemasangan instalasi lampu berwarna-warni yang diharapkan menjadi simbol baru kota.
Sambil memperlihatkan konsep tata ruang, Agung menjelaskan bahwa kawasan tersebut kelak akan menjadi wajah baru Pekanbaru bagi masyarakat maupun para wisatawan yang datang dari berbagai daerah, termasuk dari Dumai.
"Besok saja kita susun seperti ini," ujar Agung sambil menunjukkan konsep wilayah Jembatan Siak IV.
Rifat menyambut positif rencana tersebut. Dukungannya semakin jelas ketika Agung menyampaikan gagasan pembangunan sirkuit otomotif di kawasan tersebut sebagai sarana olahraga sekaligus pengembangan dunia balap di Pekanbaru.
"Saya dapat membantu apa yang perlu dibantu," kata Rifat.
Dukungan dari salah satu tokoh ternama di dunia otomotif nasional ini dianggap sebagai tanda positif bagi perkembangan olahraga otomotif di Pekanbaru. Pengalaman panjang Rifat dalam kompetisi balap nasional maupun internasional diharapkan bisa menjadi acuan yang sangat berharga jika pembangunan sirkuit tersebut dilakukan.
Kondisi kekeluargaan terlihat saat Agung menyajikan durian, buah kesukaan Rifat.
"Harus ditambahkan saya ini," kata Rifat sambil menikmati buah durian.
Tidak hanya menikmati buah durian, Rifat juga mencoba Talam Durian yang kini ditetapkan sebagai hidangan pembuka Kota Pekanbaru.
"Akhirnya saya mendapatkan kue rekor MURI. Karena saya sangat menyukai durian, saya akan kembali ke Pekanbaru nanti," katanya.
Agung menyampaikan, Talam Durian adalah salah satu kebanggaan Kota Pekanbaru yang dibuat oleh pelaku usaha mikro dan kecil lokal.
"Ini makanan selamat datang dari Pekanbaru. Pelaku UMKM di sini yang membuatnya," kata Agung.
Talam Durian kini menjadi salah satu ikon makanan khas Pekanbaru setelah mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui penyajian Talam Durian sejauh satu kilometer. Prestasi ini menjadi tanda adanya kerja sama antara Pemerintah Kota Pekanbaru dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dalam memperkenalkan kuliner khas daerah serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kreatif.
Di sisi lain, kunjungan Rifat Sungkar ke Pekanbaru merupakan bagian dari rangkaian acara bersama Mitsubishi Motors. Bersama Harian Riau Pos, Mitsubishi Motors akan menyelenggarakan kegiatan dengan tema Bergerak Bersama Mitsubishi Motors Drive Your Ambition pada hari Minggu (5/7/2026) pagi.
Kegiatan akan diadakan di Grand Ubud Cluster, Jalan Parit Indah, Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Acara ini dapat dihadiri oleh seluruh masyarakat secara gratis.
Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa menikmati olahraga bersama, hiburan untuk keluarga, serta mendekatkan diri dengan berbagai produk andalan Mitsubishi Motors.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 06.00 WIB hingga selesai yang menyediakan berbagai macam aktivitas, seperti fun walk, yoga, zumba, lomba mewarnai anak-anak, lomba keluarga, area bermain, serta kesempatan mencoba mengemudi berbagai kendaraan Mitsubishi Motors.
Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik dan doorprize. Kegiatan ini diharapkan menjadi kesempatan untuk bersama-sama masyarakat Pekanbaru dengan Mitsubishi Motors dan Harian Riau Pos.
.gif)